• Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
Home Dinas Dinas Kebudayaan, Parawisata, Pemuda dan Olaraga

Dinas Kebudayaan, Parawisata,

E-mail Print PDF

BAB I

PENDAHULUAN


1.1.    Latar Belakang

Sesuai amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, dan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, setiap Daerah diwajibkan untuk menyusun Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJP), Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah sebagai rencana kerja tahunan. Selain itu setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah diwajibkan pula untuk menyusun Rencana Strategis (Renstra SKPD) untuk periode lima tahun dan Rencana Kerja (Renja SKPD) untuk periode satu tahun.

Renstra SKPD memuat visi, misi, tujuan, sasaran, strategi, dan program sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (TUPOKSI) SKPD, yang disusun dengan berpedoman kepada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Maluku Tenggara Tahun 2008 - 2013 yang merupakan penjabaran dari visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Maluku Tenggara.

Berdasarkan amanat Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah, yang kemudian dijabarkan lebih lanjut dengan Peraturan Daerah Kabupaten Maluku Tenggara Nomor 03 Tahun 2008, Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga sebagai SKPD yang bertanggung jawab merumuskan kebijakan teknis, pemberian perizinan dan pelaksanaan pelayanan umum, pembinaan teknis, pembinaan terhadap Unit Pelaksana Teknis Dinas di bidang kebudayaan, pariwisata, pemuda dan olahraga, pengelolaan ketatausahaan Dinas, pelaksanaan tugas lain di bidang kebudayaan, pariwisata, pemuda dan olahraga yang diberikan oleh Bupati sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Selain Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 dan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tersebut di atas, Renstra Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga ini juga disusun berdasarkan arahan Peraturan Daerah Kabupaten Maluku Tenggara Nomor 03 Tahun 2008 tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Dinas Daerah Kabupaten Maluku Tenggara, Peraturan Bupai Maluku Tenggara Nomor 7 Tahun 2009 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Maluku Tenggara Tahun 2008 - 2013.

Rencana Strategis Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Maluku Tenggara ini merupakan salah satu dokumen teknis operasional sebagai penjabaran lebih lanjut dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Maluku Tenggara Tahun 2008 – 2013, di bidang kebudayaan, pariwisata, pemuda dan olahraga. Rencana Strategis ini selanjutnya akan dijabarkan dalam Rencana Kerja Tahunan Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Maluku Tenggara (Renja) sebagai masukan bagi penyusunan dan penetapan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Daerah, sebagi cikal bakal penyusunan dan penetapan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah setiap tahunnya.


1.2.    Maksud dan Tujuan

a. Maksud

Rencana Strategis (Renstra) Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga tahun 2008 – 2013 ini disusun dengan maksud untuk dipahami dan dipedomani oleh berbagai pihak yang terkait dalam penyelenggaraan pembangunan bidang kebudayaan, pariwisata, pemuda dan olahraga baik secara langsung maupun tidak langsung, baik yang berupa fisik maupun non fisik, tentang gambaran pembangunan kebudayaan, pariwisata, pemuda dan olahraga Kabupaten Maluku Tenggara dalam kurun waktu 5 tahun kedepan. Kesamaan persepsi dan kesamaan pemahaman terhadap pola pembangunan dengan berbagai kebijakan dan skala prioritas yang akan dilakukan, diharapkan akan ditindaklanjuti dengan tindakan-tindakan yang serasi dan didukung secara penuh oleh insan budaya, pariwisata, pemuda dan olahraga berdasarkan prinsip keseimbangan, keadilan, saling menguntungkan dan keberpihakan pada ekonomi masyarakat, penciptaan lapangan kerja, kelestarian lingkungan.

b. Tujuan

Renstra ini dibuat agar dapat dijadikan landasan dan menjadi guides line (acuan) dalam penyusunan strategi dan program kegiatan yang dilaksanakan oleh stakeholder bidang kebudayaan, pariwisata, pemuda dan olahraga dan pendukung kebudayaan, pariwisata, pemuda dan olahraga di Kabupaten Maluku Tenggara, melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga selama 5 tahun ke depan juga memberikan pedoman bagi penyusunan Renja SKPD.


1.3.    Hubungan RENSTRA dengan Dokumen Perencanaan Lainnya

Rencana Strategis Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Maluku Tenggara ini merupakan salah satu dokumen teknis operasional sebagai penjabaran lebih lanjut dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Tahun 2008 - 2013, di bidang Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Daerah (RIPPDA) dan Rencana Induk Pengembangan Objek Wisata (RIPOW). Rencana Strategis ini selanjutnya akan dijabarkan dalam Rencana Kerja Tahunan Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Renja) sebagai masukan bagi penyusunan dan penetapan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Daerah, sebagi cikal bakal penyusunan dan penetapan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah setiap tahunnya.



BAB II

TUGAS POKOK DAN FUNGSI DINAS KEBUDAYAAN, PARIWISATA, PEMUDA DAN OLAHRAGA


2.1. Tugas Pokok dan Fungsi

Berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 03 Tahun 2008 tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Dinas Daerah Kabupaten Maluku Tenggara, struktur organisasi, tugas pokok dan fungsi Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Maluku Tenggara adalah sebagai berikut :

BAGAN STRUKTUR ORGANISASI

DINAS KEBUDAYAAN, PARIWISATA, PEMUDA DAN OLAHRAGA

KABUPATEN MALUKU TENGGARA




Dalam Peraturan Daerah tersebut, disebutkan pula bahwa Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Maluku Tenggara mempunyai tugas melaksanakan urusan otonomi daerah dan tugas pembantuan di bidang Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga.

Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) Pasal ini, Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Maluku Tenggara menyelenggarakan fungsi :


1)   Perumusan kebijakan teknis di bidang Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga;

2)   Pemberian perizinan dan pelaksanaan pelayanan umum di bidang Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga;

3)   Pembinaan teknis di bidang Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga;

4)   Pembinaan terhadap Unit Pelaksana Teknis Dinas di bidang Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga;

5)   Pengelolaan ketatausahaan Dinas.

6)   Pelaksanaan tugas lain di bidang Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga yang diberikan oleh Bupati sesuai dengan tugas dan fungsinya.


Dalam melaksanakan tugas dan fungsi tersebut Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga dibantu oleh seorang Sekretaris dan 4 (empat) Kepala Bidang masing-masing Bidang Kebudayaan, Bidang Pengembangan Produk Wisata, Bidang Pemasaran dan Bidang Pemuda dan Olahraga.


2.2. Profil Sumber Daya Aparatur

Dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya, Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Maluku Tenggara didukung 22 orang dengan rincian sebagai berikut.

a.  Pendidikan / Kepemilikan Ijazah

Tingkat pendidikan / kepemilikan Ijazah pegawai pada Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga sebagai berikut  :


- Sarjana : S2 = 3 Orang
S1 = 6 Orang
- Diploma : D3 = 2 Orang
- SMU / SMK = 6 Orang

Total = 22 Orang





b.  Pangkat/Golongan Ruang

Pembina Utama Muda (Gol. IV/c) = 1 Orang
Pembina Tingkat I (Gol. IV/b) = 1 Orang
Penata Tingkat I (Gol. III/d) = 3 Orang
Penata (Gol. III/c) = 2 Orang
Penata Muda Tingkat I (Gol. III/b) = 6 Orang
Penata Muda (Gol. III/a) = 4 Orang
Pengatur Tingkat I (Gol. II/d) = 2 Orang
Pengatur (Gol. II/c) = 1 Orang
Pengatur Muda Tingkat I (Gol. II/b) = 2 Orang
Total = 22 Orang










 

 

 

1. Diklat Penjenjangan

a.  ADUM / DIKLATPIM IV             : 5 Orang

b.  SPAMA / DIKLATPIM III            : 1 Orang

c.  SPAMEN / DIKLATPIM II           : 1 Orang

Total                 : 7 Orang


2. Jabatan Esselon dan Staf

-   Eselon II B    =  1 Orang

- Eselon III A  =  1 Orang

- Eselon III B   =  1 Orang

- Eselon IV A   =  5 Orang

- Staf              =  14 Orang

Total              =  22 Orang







BAB III

KONDISI UMUM KEBUDAYAAN,

PARIWISATA, PEMUDA DAN OLAHRAGA DI KABUPATEN MALUKU TENGGARA

 


Dengan memperhatikan perkembangan lingkungan stratejik baik pada tingkat nasional, regional maupun perkembangan lingkungan stratejik Otonomi Daerah Kabupaten Maluku Tenggara yang ditandai dengan semakin meningkatnya tuntutan demokratisasi, transparansi dan partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan di daerah, maka kondisi kebudayaan, pariwisata, pemuda dan olahraga  saat ini dapat diidentifikasi dan dirumuskan tantangan dan peluangnya sebagai berikut.


3.1.    Kondisi Saat ini

  1. Hukum Adat ”Lar Vul Ngabal” serta landasan spirit  ”ain ni ain” dan ”vuut ain mehe ni ngifun, manut ain mehe ni tilur” belum terlaksana secara nyata oleh seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Maluku Tenggara, masih terdapat perbedaan diantara para Ratchap tentang bentuk pakaian adat Maluku Tenggara, hanya 4 Raja yang telah didefinitifkan yakni Raja Faan, Raja Ibra, Raja Danar dan Raja Fer sementara 19 Raja lainnya belum terdifinitifkan sehingga belum dapat dilakukan pembentukan lembaga adat, belum sepenuhnya tarian tradisional diminati oleh masyarakat Maluku Tenggara khususnya generasi muda, benda-benda adat yakni best, sad-sad, kasber, emas adat, piring tua hampir punah karena diperjualbelikan oleh masyarakat, situs sejarah sebanyak 5 buah baru dilakukan penataan pada situs sejarah Nen Dit Sakmas di Desa Wain.
  2. Aksesibilitas dari dan ke Kabupaten Maluku Tenggara serta objek wisata di Kabupaten Maluku Tenggara belum memadai berupa jalan yang belum dihotmix, bandara dengan runway hanya 900x 25m sehingga baru dapat didarati oleh pesawat berupa cassa 212 dan fokker 27 sebanyak 4 buah airlines, sementara dalam proses pembangunan bandara internasional di Desa Ibra. Armada laut sebanyak 2 buah.
  3. Pengembangan kawasan wisata sesuai RIPPDA dan RIPOW masih pada Pantai Ngurbloat, dan pembangunan beberapa sarana prasarana pendukung seperti MCK dan Rumah Payung pada kawasan wisata Pantai Ohoililir, Pemandian Alam Evu, Pantai Daftel.
  4. Sarana prasarana pendukung pariwisata yang telah ada yaitu 1 buah hotel bintang 1 dan 11 kategori melati, 2 buah restoran, 10 buah rumah makan, 4 buah biro/agen perjalanan, tempat hiburan (karaoke/mini bar 12 buah, arena bermain 1 buah), 1 buah department store (wisata belanja), dan lainnya.
  5. Beraneka ragam seni sebagai perwujudan dari hasil cipta, rasa, karsa, dan karya masyarakat secara turun temurun juga ada di Maluku Tenggara yang meliputi seni tari yang terhimpun dalam 8 sanggar budaya, seni musik (kelompok vocal grup dan kelompok paduan suara), seni ukir di Desa Tanimbar Kei, seni kerajinan di Tanimbar Kei dan Banda Ely. Upacara adat yang masih lestari dan terjaga sebanyak 4 macam, tradisi budaya berupa peristiwa-peristiwa iniasi yang berhubungan dengan siklus kehidupan manusia.
  6. Jumlah kunjungan wisatawan nusantara sebanyak 20.910 orang dan mancanegara sebanyak 346 orang pada tahun 2008.
  7. Belum terbentuknya asosiasi pariwisata seperti ASITA, PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia), HPI (Himpunan Pramuwisata Indonesia), Gahawisri (Gabungan Pengusaha Wisata Bahari Indonesia),
  8. Kurangnya peran serta masyarakat dalam pariwisata
  9. Pemuda dan olahraga merupakan bidang baru pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan sehingga masih dalam tahapan penyiapan konsep pengembangannya.


3.2.    Kondisi yang Diinginkan

  1. Terlaksananya Hukum Adat ”Lar Vul Ngabal” oleh seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Maluku Tenggara dalam segala aspek kehidupan, terwujudnya suatu bentuk pakaian adat Maluku Tenggara yang merepresentasikan seluruh Ratchap di Kabupaten Maluku Tenggara, terdefinitifkannya seluruh Raja di Kabupaten Maluku Tenggara dalam rangka pembentukan lembaga adat, adat,  terlaksananya penelusuran benda-benda cagar budaya sehingga jati diri budaya daerah terangkat, tertatanya 5 situs sejarah.
  2. Tersedianya aksesibilitas dari dan ke Kabupaten Maluku Tenggara serta objek wisata yang memadai dengan kondisi jalan seluruhnya dalam kondisi dihotmix, terselesaikannya bandara internasional di Desa Ibra sehingga dapat didarati pesawat berbadan besar juga sekaligus menjadi pintu masuk kunjungan wisatawan langsung dari luar khususnya melalui Makassar dan Bali, bertambahnya armada udara sebanyak 6 buah maupun armada laut sebanyak 4 buah.
  3. Terwujudnya pengembangan 1 destinasi baru dan 7 destinasi lama, terlaksananya 2 event pariwisata tahunan,      Terlaksananya 5 paket wisata, , pengembangan KSP Wisata Budaya Desa Adat di Tanimbar Kei, pengembangan KSP Wisata Budaya Desa Seni di Banda Ely, pengembangan KSP Wisata Budaya Situs Sejarah di Kei Kecil, pengembangan Wisata Alam pantai di Ngilngof, Ohoililir, dan Ohoidertawun, pengembangan KSP Wisata Alam Coral Garden di Weduar Feer, pengembangan wisata kuliner di Kei Kecil.
  4. Tersedianya hotel bintang 1 sebanyak 2 buah dan hotel bintang 2 sebanyak 1 buah.
  5. Berdirinya 16 sanggar budaya dan terbangunnya 1 sanggar seni yang dapat menampung kreatifitas seni daerah dan tetap lestarinya upacara adat, tradisi budaya, dan lainnya.
  6. Tercapainya jumlah kunjungan wisatawan nusantara sebanyak 35.000 orang maupun mancanegara sebanyak 1.000 orang pada tahun 2013.
  7. Pembentukan asosiasi pariwisata.
  8. Pemberdayaan masyarakat.
  9. Terlaksananya konsep pengembangan bidang pemuda dan olahraga melalui program permasyarakatan dan pembibitan olahraga secara optimal dan selektif guna mendukung program peningkatan prestasi serta meningkatnya kreatifitas dan produktifitas pemuda yang berkemampuan untuk tumbuh sehat, maju, mandiri, bertaqwa, berjiwa usaha dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.


BAB IV

VISI, MISI,

TUJUAN, SASARAN DAN

INDIKATOR KINERJA


4.1.    Visi dan Misi

Dalam rangka mendukung terwujudnya visi Kepala Daerah yang ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Maluku Tenggara 2008-2013 yaitu "Terwujudnya Masyarakat Maluku Tenggara yang Sejahtera Melalui Pemanfaatan Sumber Daya Alam, Jasa Lingkungan Berbasis Bahari, Jasa Perdagangan dan Jasa Pendidikan", dengan mempertimbangkan potensi yang dimiliki serta aspek-aspek pendukungnya, dan berdasarkan tugas pokok dan fungsi Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Maluku Tenggara sesuai Perda No. 03 Tahun 2008, maka ditetapkan Visi Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Maluku Tenggara yaitu :


Kabupaten Maluku Tenggara sebagai

Destinasi Wisata Dunia Berbasis Bahari

dan Budaya“.



Penjelasan visi :

Destinasi Wisata Dunia artinya bahwa sebagai daerah tujuan wisata, Kabupaten Maluku Tenggara berupaya melakukan percepatan pembangunan kepariwisataan secara menyeluruh, terpadu dan bertahap melalui penyediaan sumber daya dan daya tarik wisata, fasilitas pariwisata dan fasilitas umum, aksesibilitas, dukungan kesiapan dan keterlibatan masyarakat, positioning pariwisata secara strategis dalam pembangunan daerah guna meraih kunjungan wisatawan dalam jumlah besar, peningkatan waktu lama tinggal wisatawan (length of stay) dan banyaknya pengeluaran wisatawan di daerah (tourist expenditures) sebagai indikator suatu daerah sebagai destinasi wisata dunia.

Destinasi Wisata Dunia berbasis bahari artinya bahwa dalam mewujudkan Kabupaten Maluku Tenggara sebagai destinasi wisata dunia,  konsep pengembangan produk wisata di Kabupaten Maluku Tenggara  berorientasi pada potensi dan daya tarik alam bahari yang unik sebagai atraksi utama dan daerah kepulauan, yang didukung oleh budaya masyarakat Kei.

Destinasi Wisata Dunia berbasis budaya artinya bahwa Kabupaten Maluku Tenggara sangat kaya akan aset budaya fisik seperti bangunan arsitektur, benda cagar budaya, benda peninggalan sejarah maupun aset budaya non fisik seperti kesenian, tradisi, upacara keagamaan, adat istiadat, seni budaya yang masih tetap terjaga keasliannya yang pada hakekatnya menunjukkan realitas jati diri masyarakat Maluku Tenggara yang religius dan berbudaya. Kesemuanya ini merupakan modal besar dalam meraih tingkat kunjungan wisatawan menuju pencapaian Kabupaten Maluku Tenggara sebagai destinasi wisata dunia.

Visi di atas juga secara tersirat mendorong bidang kepemudaan (peran aktif pemuda) dan olahraga agar terwujud ”simbiosis mutualisme”, guna mengefektif dan mengefisienkan pencapaian visi dimaksud.

Sejalan dengan visi tersebut diatas, maka misi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Maluku Tenggara adalah :

1.    Mendorong peningkatan citra Kabupaten Maluku Tenggara sebagai daerah tujuan wisata.

Misi ini mengandung arti bahwa Selain Bali, tidak ada satu destinasipun di Indonesia yang gaungnya terdengar sampai diseantero penjuru dunia. Meskipun potensi wisata yang terdapat pada destinasi lain tersebut (mungkin) tidak kalah menarik dan eksotisnya. Untuk mengatasi hal tersebut, proses aktualisasi diri (Kabupaten Maluku Tenggara sebagai kawasan destinasi) dilakukan dengan berbagai stategi seperti promosi, kerjasama dan memperluas (memperkuat) jejaring dengan daerah lain yang telah maju dalam dunia pariwisata seperti Bali, Jakarta, Jogya, Manado.

2.    Menyelenggarakan promosi pariwisata yang efektif dengan bertumpu pada kekuatan analisa pasar yang dilakukan secara komprehensif.

Misi ini mengandung arti bahwa perlu adanya upaya untuk mewujudkan strategi promosi pariwisata yang berorientasi pada efektifitas, efisiensi, informatif, tepat sasaran sehingga mampu mengantisipasi permintaan pasar, mengenal keinginan dan motivasi pasar serta mendorong timbulnya permintaan  dari dalam negeri (wisata nusantara) dan dari luar negeri (wisata mancanegara).

3.    Mengembangkan jaringan kerjasama antara pemerintah, masyarakat dan swasta dalam pengembangan pariwisata.

Misi ini mengandung arti bahwa untuk mewujudkan pariwisata yang lebih maju, berkualitas, terarah dan terpadu dalam pengembangannya diperlukan kerjasama antara pemerintah, swasta (pelaku usaha wisata) dan masyarakat.

4.    Menjaga dan mengembangkan budaya lokal (Suku Kei) yang beraneka ragam, sesuai dengan tata nilai dan kelembagaan yang secara turun temurun dipraktekan dan dipelihara.

Misi ini mengandung arti bahwa kekayaan budaya, adat istiadat, kelembagaan adat merupakan aset daerah yang tiada taranya dan merupakan wahana yang dapat memupuk kecintaan terhadap daerah serta mampu mendatangkan kekaguman dari daerah/negara lain, sehingga mereka berkunjung ke Kabupaten Maluku Tenggara sehingga keberadaannya perlu terus dijaga dan dipelihara.

5.    Meningkatkan kreatifitas dan produktifitas pemuda yang berkemampuan untuk tumbuh sehat, maju, mandiri, bertaqwa, berjiwa usaha dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Misi ini memberi penegasan posisi pemuda sebagai tulang punggung daerah perlu terus didorong tumbuh kembangnya sehingga diharapkan dapat mengambil peran penting bagi tumbuh kembangnya daerah ini.


4.2.    Tujuan dan Sasaran

Sesuai dengan visi, misi, tugas pokok dan fungsi Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Maluku Tenggara, maka tujuan yang ingin dicapai adalah :

  1. Terlaksananya event pariwisata tahunan, tersedianya paket wisata yang menarik, meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan nusantara maupun mancanegara, terlaksananya pengembangan KSP Wisata Budaya,  terlaksananya pengembangan Wisata Alam pantai, terlaksananya pengembangan wisata kuliner.
  2. Tereksposenya potensi-potensi pariwisata lokal spesifik dan dominan guna meningkatkan kunjungan wisatawan dan investasi.
  3. Terlaksananya pengembangan pariwisata secara berhasil guna dan berdaya guna, terarah dan terpadu dengan tetap mengedepankan Sapta Pesona dalam pelaksanaannya.
  4. Terjaga dan terpeliharanya kelestarian dan kemuliaan adat, seni dan budaya daerah.
  5. Terwujudnya peningkatan aktivitas di bidang pemuda dan olahraga yang didukung dengan ketersediaan wadah kepemudaan dan sarana prasarana olahraga yang memadai.

Sasaran menggambarkan sesuatu yang ingin dihasilkan atau dicapai Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Maluku Tenggara secara berkelanjutan atau berkesinambungan dan merupakan penjabaran misi dan tujuan yang telah ditetapkan. Sasaran merupakan dasar untuk mengendalikan dan memantau pencapaian kinerja serta untuk lebih menjamin pelaksanaan rencana jangka panjang yang sifatnya menyeluruh.

Sasaran-sasaran yang ditetapkan sepenuhnya mendukung pencapaian tujuan. Dengan demikian, apabila seluruh sasaran yang ditetapkan telah dicapai, maka diharapkan bahwa tujuan stratejik telah tercapai juga.  Sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai tersebut, maka sasaran yang ditetapkan sebagai  berikut :

  1. Terlaksananya 2 event pariwisata tahunan, terlaksananya 5 paket wisata, tercapainya jumlah kunjungan wisatawan nusantara sebanyak 35.000 orang maupun mancanegara sebanyak 1.000 orang pada tahun 2013, pengembangan KSP Wisata Budaya Desa Adat di Tanimbar Kei, pengembangan KSP Wisata Budaya Desa Seni di Banda Ely, pengembangan KSP Wisata Budaya Situs Sejarah di Kei Kecil, pengembangan Wisata Alam pantai di Ngilngof, Ohoililir, dan Ohoidertawun, pengembangan KSP Wisata Alam Coral Garden di Weduar Feer, pengembangan wisata kuliner di Kei Kecil.
  2. Tercapainya peningkatan kualitas promosi potensi pariwisata daerah baik untuk kebutuhan sebagai tujuan wisata maupun sebagai tujuan investasi.
  3. Tercapainya peningkatan kuantitas dan kualitas sumberdaya aparatur dan pelaku usaha wisata yang profesional serta partisipasi masyarakat bagi pengembangan pariwisata daerah.
  4. Terwujudnya revitalisasi institusi adat serta peningkatan apresiasi dan partisipasi masyarakat dalam mengembangkan seni dan budaya daerah sebagai aset sekaligus terselenggaranya event-event budaya yang berkualitas dan dikemas sebagai atraksi wisata yang mempunyai nilai jual bagi pengembangan pariwisata daerah.
  5. Terwujudnya peningkatan motivasi, peran, partisipasi pemuda dalam kegiatan pembangunan secara lebih luas, tercapainya peningkatan kualitas dan kapasitas organisasi kepemudaan dalam membina semangat kepeloporan dan kepemimpinan pemuda, tercapainya peningkatan prestasi-prestasi olahraga Kabupaten Maluku Tenggara pada event-event provinsi, regional, dan nasional terutama cabang-cabang yang memiliki potensi atlit yang cukup di Kabupaten Maluku Tenggara, tercapainya peningkatan kemampuan manajemen kelembagaan pembinaan olahraga serta peningkatan kerjasama antarpengurus cabang olahraga dengan para pemangku kepentingan lainnya untuk meningkatkan prestasi olahraga.
  6. Terwujudnya peningkatan prasarana dan sarana olahraga yang sesuai standar sesuai kebutuhan daerah.


4.3.    Indikator

  1. Terselenggaranya pelayanan administrasi kantor secara optimal.
  2. Tersusunnya Laporan Capaian Kinerja dan Ikhtisar Realisasi Kinerja Laporan Keuangan Semesteran, Laporan Prognosis Realisasi Anggaran dan Laporan Keuangan Akhir Tahun.
  3. Terwujudnya peningkatan kualitas kelembagaan.
  4. Peningkatan jumlah kunjungan wisatawan.
  5. Peningkatan pendapatan masyarakat.
  6. Bertambahnya KSP wisata alam, budaya dan kuliner.
  7. Tersedianya produk wisata yang berkualitas dan memadai (atraksi, aksesibilitas, amenitas).
  8. Tersedianya SDM Aparatur dan pelaku usaha pariwisata.
  9. Prestasi olahraga di tingkat lokal, regional dan internasional.
  10. Prestasi pemuda di tingkat lokal, regional dan internasional.
  11. Tumbuhnya sanggar seni budaya daerah.
  12. Terselenggaranya event pariwisata dan budaya daerah.
  13. Terlaksananya pelayanan pengurusan izin prinsip usaha pariwisata.



BAB V

STRATEGI, KEBIJAKAN,

PROGRAM DAN KEGIATAN


Berdasarkan visi, misi, tujuan dan sasaran yang hendak dicapai dalam periode lima tahun kedepan tersebut di atas, maka ditetapkan strategi, arah kebijakan, untuk selanjutnya diimplementasikan dalam program dan kegiatan sebagai berikut.

5.1.    Strategi

Berdasarkan analisis SWOT, Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga menetapkan strategi organisasi sebagai berikut :

1.  Pengembangan produk wisata.

2.  Penguasaan pasar pariwisata lokal, domestik dan mancanegara.

3.  Penciptaan iklim investasi yang kondusif

4.  Pengembangan Sumber Daya Manusia Aparatur, Pelaku Usaha Wisata dan Masyarakat.

5.  Pemberdayaan masyarakat pariwisata.

6.  Pemeliharaan, pembinaan, pelestarian, dan pemanfaatan kebudayaan daerah.

7.  Pengembangan peran serta pemuda di segala bidang termasuk olahraga.


5.2.    Kebijakan

a.  Kebijakan pembangunan bidang pariwisata diarahkan pada :

(1) Peningkatan koordinasi, integrasi dan sinkronisasi antara instansi dan pelaku industri pariwisata.

(2)   Peningkatan kualitas dan intensitas promosi pariwisata.

(3)   Pengembangan destinasi dan objek wisata.

(4)   Peningkatan akses menuju objek, event dan paket wisata.

(5)   Sosialisasi dalam rangka menumbuhkan apresiasi dan sadar wisata bagi masyarakat.

(6)   Penyiapan sumber daya manusia yang profesional di bidang pariwisata.


b.  Kebijakan pembangunan budaya, dalam jangka panjang diarahkan untuk pengembangan suatu tatanan masyarakat Maluku Tenggara yang menghargai dan melestarikan identitas dan kearifan nilai budaya lokal sebagai bagian integral dari kepribadian nasional, serta memiliki kemampuan beradaptasi dan merespons setiap perubahan yang disebabkan oleh kemajuan teknologi dan informasi. Sedangkan dalam lima tahun kedepan pembangunan bidang kebudayaan terutama diarahkan pada :

(1)   Revitalisasi lembaga-lembaga adat agar berfungsi dan berperan dalam pembangunan masyarakat.

(2)   Meningkatkan apresiasi dan partisipasi masyarakat terhadap pengembangan kebudayaan daerah.

(3)   Mengelola, mengembangkan dan memperkenalkan peristiwa budaya, kesenian daerah, dan benda-benda budaya untuk dikemas sebagai objek wisata yang menarik untuk dijual.


c.  Kebijakan pembangunan kepemudaan dan olahraga untuk jangka waktu lima tahun ke depan diarahkan untuk :

(1)   Meningkatkan kualitas dan partisipasi pemuda di berbagai bidang pembangunan.

(2)   Meningkatkan budaya dan partisipasi politik generasi muda.

(3)   Menguatkan nilai-nilai kesetiakawanan, kewirausahaan, solidaritas, dan kepemimpinan.

(4) Menyelenggarakan event-event olahraga minat, olahraga pendidikan, dan olahraga prestasi.

(5)   Menguatkan kelembagaan dan manajemen olahraga.

(6)   Menyediakan sarana dan prasarana olahraga yang sesuai standar dan kebutuhan daerah.



5.3.    Program dan Kegiatan

a.    Program

Bidang Kebudayaan

1)    Program pengelolaan kekayaan budaya.

Tujuan program ini untuk menyediakan pembinaan kelembagaan dan  perangkat regulasi daerah yang memadai bagi pengembangan seni dan kebudayaan daerah

2) Program pengembangan nilai budaya.

Tujuan program ini untuk meningkatkan apresiasi dan partisipasi masyarakat dalam pengembangan seni dan kebudayaan daerah sebagai asset sekaligus atraksi wisata yang mempunyai nilai ekonomis

3) Program Pengelolaan Keragaman Budaya.

Tujuan program ini untuk mengembangkan potensi keragaman budaya daerah agar dapat dilestarikan.

4) Program pengembangan kerjasama pengelolaan kekayaan budaya.

Tujuan program ini untuk mengembangkan kerja sama dengan berbagai pihak termasuk masyarakat dalam rangka  pengembangan seni dan kebudayaan daerah


Bidang Pariwisata

1)    Program pengembangan destinasi pariwisata.

Program ini ditujukan untuk mengembangkan dan menata daerah tujuan (destinasi)  wisata dan atraksi wisata

2) Program Pengembangan Pemasaran Pariwisata.

Tujuan program ini untuk meningkatkan kualitas dan intensitas promosi potensi pariwisata daerah baik untuk kebutuhan sebagai tujuan wisata maupun sebagai tujuan investasi.

3) Program pengembangan Kemitraan.

Program ini bertujuan untuk pengembangan potensi dan promosi pariwisata daerah (budaya, alam, dan bahari), melalui kerja sama dengan masyarakat, stakeholders, dan pelaku industri pariwisata.

4) Program peningkatan sumber daya pengelola pariwisata.

Tujuan program ini untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas sumberdaya   pengelola obyek-obyek wisata secara profesional.

5) Program pengembangan apresiasi dan partisipasi masyarakat.

Tujuan program ini untuk meningkatkan apresiasi dan partisipasi  sadar wisata masyarakat dalam rangka mewujudkan keamanan, keramahan, dan kenyamanan pariwisata.

Bidang Pemuda dan Olahraga

1) Program peningkatan peranserta kepemudaan.

Tujuan program ini untuk meningkatkan motivasi, peran, dan partisipasi pemuda dalam kegiatan pembangunan secara lebih luas.


2) Program Pengembangan dan Keserasian Kebijakan Pemuda.

Tujuan program ini untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas organisasi kepemudaan dalam membina semangat kepeloporan dan kepemimpinan pemuda.

3) Program Peningkatan Upaya Penumbuhan Kewirausahaan dan Kecakapan Hidup Pemuda.

Tujuan program ini untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas organisasi kepemudaan dalam membina semangat kepeloporan dan kewirausahaan pemuda.

4) Program Pembinaan dan Pemasyarakatan Olahraga.

Tujuan program ini untuk meningkatkan kualitas pembinaan  dan pemasyarakatan olahraga dalam masyarakat untuk meningkatkan prestasi olahraga.

5) Program Pengembangan Kebijakan dan Manajemen Olahraga.

Tujuan program ini untuk meningkatkan kemampuan manajemen kelembagaan pembinaan olehraga serta meningkatkan kerjasama antara pengurus cabang olahraga dengan para pemangku kepentingan lainnya untuk meningkatkan prestasi olahraga.

6) Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Olahraga.

Tujuan program ini untuk meningkatkan prasarana dan sarana olahraga yang sesuai standar sesuai kebutuhan daerah.


b.    Kegiatan

Sesuai dengan kebijakan dan program tersebut di atas, maka setiap tahun  Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Maluku Tenggara menyusun Rencana Kerja Anggaran yang memuat kegiatan rinci yang akan dilaksanakan selama kurun waktu 2009-2013.

Program dan Kegiatan yang akan dilaksanakan oleh Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Maluku Tenggara selama kurun waktu 2009-2013 dapat dilihat pada daftar lampiran.


BAB VI

P  E  N  U  T  U  P


Rencana Strategi Daerah Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Maluku Tenggara Tahun 2009-2013 disusun mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Tahun 2009-2013 Kabupaten Maluku Tenggara yang merupakan penjabaran visi, misi dan program Bupati dan Wakil Bupati Maluku Tenggara terpilih periode 2009-2013, serta dengan mempertimbangkan kondisi normatif yang tercermin dalam visi, misi tersebut juga pertimbangan terhadap perkembangan kondisi objektif pada saat ini dan di masa mendatang dalam konteks lima tahunan, oleh karena itu pemahaman akan visi, misi serta program Bupati dan Wakil Bupati Maluku Tenggara terpilih periode 2009-2013 dalam proses perumusan Rencana Strategi Daerah Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Maluku Tenggara Tahun 2009-2013 menjadi amat penting.

Di dalam Rencana Strategi Daerah Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Maluku Tenggara Tahun 2009-2013 ini memuat visi, misi, tujuan, sasaran, arah kebijakan, program dan kegiatan yang terinci dari Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Maluku Tenggara untuk periode lima tahun.

Perhatian terhadap berbagai hal yang menjadi kekuatan, kelemahan, peluang dan tantangan dalam bidang kebudayaan, pariwisata, pemuda dan olahraga menjadi sesuatu yang penting untuk dimaknai guna pencapaian keberhasilan segala yang tertuang dalam Rencana Strategi Daerah Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Maluku Tenggara Tahun 2009-2013.


 

Lampiran 1


MATRIK

ANALISIS LINGKUNGAN INTERNAL DAN ANALISIS LINGKUNGAN EKSTERNAL


FAKTOR INTERNAL





ANALISIS SWOT

Potensi/Kekuatan

(Strength – S)

Kelemahan

(Weakness – W)

1.    Potensi alam bahari dan budaya tersedia.

2.    Karakteristik wilayah.

3.    Tersedianya produk wisata (atraksi, aksesibilitas, amenitas) yang memadai.

4.    Dukungan dari masyarakat, Pemerintah Daerah, DPRD dan pengusaha industri pariwisata.

5.    Jumlah penduduk usia muda yang banyak.

6.    Tumbuhnya minat olahraga di Kabupaten Maluku Tenggara.

1.   Belum semua potensi wisata dikembangkan.

2.   Rendahnya aksesibilitas antar wilayah baik kota kabupaten dan kota kecamatan serta desa.

3.   Kondisi dan ketersediaan sarana dan prasarana masih sangat kurang

4.   Perencanaan pengembangan pariwisata belum optimal dan terarah.

5.   Belum adanya asosiasi pariwisata.

6.   Peran serta masyarakat dalam pariwisata masih lemah.

7.   Belum ada regulasi kerjasama antar Pemda, swasta (investor), dan masyarakat di dalam pengembangan investasi pengelolaan ODTW.

8.   Belum adanya pusat informasi yang akan melayani wisatawan datang.

9.   Partisipasi pemuda masih rendah.

10. Kelembagaan dan manajemen pembinaan serta sarana prasarana olahraga kurang.




FAKTOR EKSTERNAL

STRATEGI I

(S - O)

STRATEGI I

(W - O)

Peluang/Kesempatan

(Oportunities – O)



1.   Pergeseran kepariwisataan dari mass tourism ke small group tourism dengan ODTW asli dan unik bahari dan budaya masyarakat.

2.   Maluku sebagai entry point wisata bahari kawasan timur Indonesia

3.   Investasi usaha wisata masih terbuka di sejumlah kawasan.

4.   Otonomi Daerah.

5.   keinginan untuk berwisata yang meningkat.

6.   Pertemuan pemuda pada skala nasional, ASEAN, bahkan mancanegara.

7.   Penyelenggaraan event-event olahraga terus menerus dilaksanakan di daerah baik lokal maupun provinsi.


1.    Pengembangan produk wisata alam dan budaya untuk wisman maupun wisnus.

2.    Penyusunan paket-paket wisata yang variatif.

3.    Membuka kesempatan bagi investor asing, lokal dan nasional.

4.    Membuka jaringan (networking) dengan destinasi utama di Indonesia (Jakarta, Bali, Jogya, Manado).

5.    Meningkatkan kreatifitas dan produktifitas pemuda

6.    Mengembangkan potensi pemuda dan olahraga.

1.   Inventarisasi dan membuat database sebaran ODTW.

2.   Membuka isolasi antar pulau melalui penyediaan dan perbaikan infrastruktur dan fasilitas sarana perhubungan serta fasilitas wisata secara bertahap.

3.   Memantapkan rencana strategis.

4.   Memanfaatkan investor untuk bekerjasama dalam pengembangan pariwisata.

5.   Membuat dan mengembangkan pusat informasi wisata di lokasi strategis.

6.   Menyusun regulasi pengelolaan dan pengembangan pariwisata.

7.   Meningkatkan kualitas dan partisipasi pemuda di berbagai bidang pembangunan.

8.   Menguatkan kelembagaan dan manajemen olahraga.


Hambatan dan Tantangan

(Threats – T)

STRATEGI III

(S - T)

STRATEGI IV

(W - T)

1.   Persaingan dengan daerah lain yang sama potensinya.

2.   Pariwisata Kabupaten Maluku Tenggara belum berkembang menjadi Daerah Tujuan Wisata sehingga investor belum tertarik untuk menanam investasi.

3.   Masuknya budaya luar di kalangan generasi muda

4.   Ada upaya peningkatan prestasi olahraga dari berbagai daerah

1.    Pengemasan produk wisata yang berbeda dengan daerah lain.

2.    Pengembangan ODTW berbasis bahari dan budaya.

3.    Pembinaan terhadap generasi muda secara terpadu, terarah dan bersifat persuasif guna menghadirkan sosok pemuda yang sehat, berilmu dan bertaqwa.

4.    Fokus Pengembangan pada salah satu cabang olahraga.


1.   Terus menerus dilakukan diversifikasi produk pariwisata sebagai tuntutan pasar.

2.   Optimalisasi potensi bahari dan budaya sebagai daya tarik utama pariwisata Maluku Tenggara.

3.   Dilibatkannya pemuda dalam setiap pengambilan kebijakan terkait bidang kepemudaan sehingga tumbuh rasa tanggung jawab dalam membangun dirinya dan daerah.

4.   Pembangunan sarana prasarana olahraga guna mendukung terciptanya peningkatan prestasi



Lampiran 2


PERKEMBANGAN KUNJUNGAN WISATAWAN MANCANEGARA

KE KABUPATEN MALUKU TENGGARA

TAHUN 2004 – 2008

TAHUN

JUMLAH

GROWTH (%)


2004

2005

2006

2007

2008


120

165

190

263

346



37,50

15,15

38,42

31,56

GROWTH RATA –RATA  (%)

30,66


PERKEMBANGAN KUNJUNGAN WISATAWAN DOMESTIK

KE KABUPATEN MALUKU TENGGARA

TAHUN 2004 – 2008

TAHUN

JUMLAH

GROWTH (%)


2004

2005

2006

2007

2008



7.010

10.500

12.500

15.907

20.910



49,79

19,05

27,26

31,45

GROWTH RATA –RATA  (%)

31,89

L A M P I R A N

 

 

 


PERENCANAAN  STRATEJIK

DINAS PARIWISATA DAN KEBUDAYAAN

KABUPATEN MALUKU TENGGARA

TAHUN 2008 - 2013




Sesuai dengan tugas pokok dan fungsi yang diemban yaitu melaksanakan kewenangan desentralisasi di bidang kepariwisataan dan kebudayaan,  maka disusunlah Rencana Stratejik Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Maluku Tenggara yang berorientasi pada hasil yang ingin dicapai selama kurun waktu 5 tahun (Tahun 2009-2013) dan merupakan dukungan terhadap pencapaian Rencana Stratejik Kabupaten Maluku Tenggara dengan memperhitungkan potensi obyektif, peluang, tantangan serta kendala yang ada dan akan timbul. Draft Rencana Stretejik Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Maluku Tenggara yang mencakup visi, misi, tujuan, sasaran serta program dan kegitan yang akan diuraikan lebih lanjut sebagai berikut.


A. Pernyataan Visi

Berdasarkan tugas pokok dan fungsi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Maluku Tenggara dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Maluku Tenggara Tahun 2009-2013, maka disusun Rencana Stratejik dengan memaksimalkan keunggulan kompetitif dan meminimalkan kelemahan internal, melalui Visi :


“Kabupaten Maluku Tenggara sebagai

destinasi wisata dunia berbasis bahari dan budaya “.


B. Pernyataan Misi

Sejalan dengan visi tersebut diatas, maka misi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Maluku Tenggara adalah :

  1. Menata dan mengembangkan kelembagaan pariwisata yang bertumpu pada kerjasama yang saling bersinergi antar stakeholder;
  2. Meningkatkan kualitas SDM Aparatur dan kelembagaan pariwisata sehingga mampu mengembangkan dan meningkatkan peranannya dalam pembangunan umumnya dan pendapatan daerah pada khususnya;
  3. Melaksanakan konservasi sumberdaya alam dan lingkungan yang dimanfaatkan untuk ODTW;
  4. Membangun dan mengembangkan sarana dan prasarana pariwisata, sehingga dapat meningkatkan nilai tambah (added value);
  5. Melakukan promosi kepariwisataan daerah;
  6. Menjalin kerjasama dan saling bersinergi dengan kabupaten lain, terutama di seluruh kabupaten di Provinsi Maluku, serta lintas provinsi di Kepulauan Maluku dan jaringan arus wisata di Kawasan Timur Indonesia, nasional dan internasional.
  7. Menjaga dan mengembangkan budaya lokal (Suku Kei) yang beraneka ragam, sesuai dengan tata nilai dan kelembagaan yang secara turun temurun dipraktekan dan dipelihara.
  8. Meningkatkan kreativitas, inovasi dan aktivitas kepemudaan yang berorientasi pada peningkatan daya saing di segala bidang.


C. Tujuan Stratejik

Sesuai dengan visi, misi, tugas pokok dan fungsi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Maluku Tenggara, maka tujuan yang ingin dicapai adalah :

  1. Terbentuknya kelembagaan Dinas dan pelaku pariwisata secara baik dan profesional;
  2. Tersedianya SDM Aparatur dan kelembagaan pariwisata yang handal;
  3. Tersedianya kawasan konservasi sumberdaya alam dan lingkungan sekaligus dijadikan sebagai kawasan ODTW  unggulan;
  4. Teroptimalisasinya pemanfaatan sarana dan prasarana pariwisata guna memicu pertumbuhan ekonomi sebagai bagian dari upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD);
  5. Tereksposenya potensi-potensi pariwisata lokal spesifik dan dominan guna meningkatkan kunjungan wisatawan dan investasi;
  6. Terjalinnya kerjasama yang sinergi dengan kabupaten lain, terutama di seluruh kabupaten di Provinsi Maluku, serta lintas provinsi di Kepulauan Maluku dan jaringan arus wisata di Kawasan Timur Indonesia, nasional dan internasional.
  7. Terjaga dan terpeliharanya kelestarian budaya lokal daerah.
  8. Terwujudnya peningkatan aktivitas kepemudaan yang menunjang kreativitas dan prestasi olahraga, melalui berkembangnya kegiatan-kegiatan kepemudaan dan meningkatnya prestasi olahraga.


D. Sasaran dan Arah Kebijakan 2008-20013

Sasaran menggambarkan sesuatu yang ingin dihasilkan atau dicapai Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Maluku Tenggara secara berkelanjutan atau berkesinambungan dan merupakan penjabaran misi dan tujuan yang telah ditetapkan. Sasaran merupakan dasar untuk mengendalikan dan memantau pencapaian kinerja serta untuk lebih menjamin pelaksanaan rencana jangka panjang yang sifatnya menyeluruh.

Sasaran-sasaran yang ditetapkan sepenuhnya mendukung pencapaian tujuan. Dengan demikian, apabila seluruh sasaran yang ditetapkan telah dicapai, maka diharapkan bahwa tujuan stratejik telah tercapai juga.  Sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai tersebut, maka sasaran yang ditetapkan sebagai  berikut :

  1. Terpenuhinya struktur kelembagaan pariwisata.
  2. Terselenggaranya kegiatan diklat, bintek, magang, studi banding, dll, bagi staf dan pelaku usaha pariwisata.
  3. Tertatanya kawasan konservasi sumber daya alam dan lingkungan.
  4. Tersedianya sarana dan prasarana pariwisata yang memadai.
  5. Terselenggaranya event pariwisata dan penciptaan paket wisata yang unik dan beragam secara berkesinambungan.
  6. Terlaksananya koordinasi, sinkronisasi secara berjenjang.
  7. Terwujudnya revitalisasi institusi adat serta peningkatan apresiasi dan partisipasi masyarakat dalam mengembangkan seni dan budaya daerah sebagai aset sekaligus terselenggaranya event-event budaya yang berkualitas dan dikemas sebagai atraksi wisata yang mempunyai nilai jual bagi pengembangan pariwisata daerah.
  8. Terwujudnya peningkatan motivasi, peran, partisipasi pemuda dalam kegiatan pembangunan secara lebih luas, tercapainya peningkatan kualitas dan kapasitas organisasi kepemudaan dalam membina semangat kepeloporan dan kepemimpinan pemuda, tercapainya peningkatan prestasi-prestasi olahraga Kabupaten Maluku Tenggara pada event-event provinsi, regional, dan nasional terutama cabang-cabang yang memiliki potensi atlit yang cukup di Kabupaten Maluku Tenggara, tercapainya peningkatan kemampuan manajemen kelembagaan pembinaan olahraga serta peningkatan kerjasama antarpengurus cabang olahraga dengan para pemangku kepentingan lainnya untuk meningkatkan prestasi olahraga.
  9. Terwujudnya peningkatan prasarana dan sarana olahraga yang sesuai standar sesuai kebutuhan daerah.

Adapun kebijakan pembangunan bidang pariwisata diarahkan pada peningkatan koordinasi, integrasi dan sinkronisasi antara instansi dan pelaku industri pariwisata, peningkatan kualitas dan intensitas promosi pariwisata, pengembangan destinasi dan objek wisata, peningkatan akses menuju objek, event dan paket wisata, sosialisasi dalam rangka menumbuhkan apresiasi dan sadar wisata bagi masyarakat, dan menyiapkan sumber daya manusia yang profesional di bidang pariwisata. Sedangkan pembangunan budaya, dalam jangka panjang diarahkan untuk pengembangan suatu tatanan masyarakat maluku Tenggara yang menghargai dan melestarikan identitas dan kearifan nilai budaya lokal sebagai bagian integral dari kepribadian nasional, serta memiliki kemampuan beradaptasi dan merespons setiap perubahan yang disebabkan oleh kemajuan teknologi dan informasi. Sedangkan dalam lima tahun kedepan pembangunan bidang kebudayaan terutama diarahkan pada revitalisasi lembaga-lembaga adat agar berfungsi dan berperan dalam pembangunan masyarakat, meningkatkan apresiasi dan partisipasi masyarakat terhadap pengembangan kebudayaan daerah, mengelola, mengembangkan dan memperkenalkan peristiwa budaya, kesenian daerah, dan benda-benda budaya untuk dikemas sebagai objek wisata yang menarik untuk dijual. Kebijakan pembangunan kepemudaan dan olahraga untuk jangka waktu lima tahun ke depan diarahkan untuk meningkatkan kualitas dan partisipasi pemuda di berbagai bidang pembangunan, meningkatkan budaya dan partisipasi politik generasi muda, menguatkan nilai-nilai kesetiakawanan, kewirausahaan, solidaritas, dan kepemimpinan, menyelenggarakan event-event olahraga minat, olahraga pendidikan, dan olahraga prestasi, menguatkan kelembagaan dan manajemen olahraga serta menyediakan sarana dan prasarana olahraga yang sesuai standar dan kebutuhan daerah.


E. Program dan Kegiatan 2009-2013

Sasaran stratejik Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Maluku Tenggara yang telah diuraikan di atas akan dijabarkan dalam program dan kegiatan yang memiliki kesamaan prespektif dengan maksud, tujuan dan karakteristik program dengan tetap berpedoman pada Permendagri Nomor 13 Tahun 2006 jo Permendagri Nomor 59 Tahun 2007 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah.

Program dan kegiatan (lihat lampiran).

URUSAN PILIHAN PARIWISATA ;

1.    PROGRAM PELAYANAN ADMINISTRASI PERKANTORAN

Kegiatan :

  1. Penyediaan Jasa Surat Menyurat.
  2. Penyediaan Jasa Komunikasi, Sumberdaya Air dan Listrik.
  3. Penyediaan Jasa Pemeliharaan dan Perizinan Kendaraan Dinas/Operasional.
  4. Penyediaan Jasa Administrasi Keuangan.
  5. Penyediaan Jasa Kebersihan Kantor.
  6. Penyediaan Alat Tulis Kantor.
  7. Penyediaan Barang cetakan dan Penggandaan.
  8. Penyediaan komponen Instalasi Listrik/Penerangan Bangunan Kantor.
  9. Penyediaan Peralatan dan Perlengkapan  Kantor.
  10. Penyediaan Makanan dan Minuman.
  11. Rapat-Rapat Koordinasi dan Konsultasi ke Luar Daerah.
  12. Penyediaan Tenaga Administrasi.


2.    PROGRAM PENINGKATAN SARANA PRASARANA APARATUR

Kegiatan :

  1. Pemeliharaan rutin/berkala peralatan gedung kantor.


3.    PROGRAM PENGEMBANGAN PEMASARAN PARIWISATA

Kegiatan :

  1. Analisa Pasar untuk Promosi Dan Pemasaran Objek Pariwisata, berupa Pembuatan Kuesioner untuk mengetahui minat dan daya tarik wisatawan yang berkunjung ke daerah ini.
  2. Peningkatan Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Pemasaran Pariwisata, berupa Pengadaan Website Dinas, Pembuatan DVD Potensi Wisata Bawah Laut dan Potensi Seni dan Budaya.
  3. Pengembangan Jaringan Kerjasama Promosi Pariwisata, antara lain SAIL Indonesia, Pembukaan Counter pada entri point wisata dunia.
  4. Koordinasi dengan Sektor Pendukung Pariwisata, antara lain Fasilitasi Pembentukan PHRI, ASITA, HPI, dll.
  5. Pelaksanaan Promosi Pariwisata di dalam dan di luar negeri, berupa Pameran, Festival, Karnaval, Pengadaan Iklan Spot, Pengadaan Booklet, leaflet, peta wisata, dll.


4.    PROGRAM PENGEMBANGAN DESTINASI WISATA

Kegiatan :

  1. Pengembangan Objek Pariwisata Unggulan, antara lain Revisi RIPPDA, Penyusunan RIPOW Pantai Daftel, Survey dan Pemetaan Kawasan Konservasi Sumber Daya Alam Laut.
  2. Peningkatan Pembangunan Sarana dan Prasarana Pariwisata Unggulan, antara lain Penataan Fisik Objek Wisata Pantai Ngurbloat, Rehabilitasi Kolam Pemandian Alam Evu, Pembangunan Pasar Seni di Banda Ely, Penataan Rumah Tradisional Tanimbar Kei, Pembangunan MCK dan Gasebo pada setiap ODTW, Pembangunan Kawasan Wisata Marina di Debut, Pengadaan Peralatan Atraksi Wisata, dll.


5.    PROGRAM PENGEMBANGAN KEMITRAAN

Kegiatan :

  1. Pengembangan dan Penguatan Informasi dan Database.
  2. Pengembangan SDM di Bidang Kebudayaan dan Pariwisata Bekerjasama dengan Lembaga Lainnya, seperti Diklat Aparatur Pariwisata, Bintek, Magang, Studi Banding.
  3. Peningkatan Peran Serta Masyarakat dalam Pengembangan Kemitraan Pariwisata, berupa Penyuluhan Sadar Wisata dan Sapta Pesona, Pelatihan bagi Pelaku Usaha Wisata, Pembentukan Diving Club, Sailing Club, Fishing Club, dll.
  4. Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan.



URUSAN WAJIB KEBUDAYAAN ;

1.    PROGRAM PENGEMBANGAN NILAI BUDAYA

Kegiatan :

  1. Pelestarian dan Aktualisasi Adat Budaya Daerah, berupa Inventarisasi Kekayaan Budaya Daerah.
  2. Pemberian Dukungan, Penghargaan dan Kerjasama di Bidang Budaya, berupa Bantuan Pembinaan Sanggar Seni Budaya, Pemberian Penghargaan bagi Pemerhati Budaya.


2.    PROGRAM PENGELOLAAN KEKAYAAN BUDAYA

Kegiatan :

  1. Penyusunan Kebijakan Pengelolaan Kekayaan Budaya Lokal Daerah, berupa Penelusuran Sejarah Hukum Adat Lar Vul Ngabal, Cerita Rakyat, Seminar dan Lokakarya, dll.
  2. Sosialisasi Pengelolaan Kekayaan Budaya Lokal Daerah.
  3. Pengembangan Nilai dan Geografi Sejarah, berupa Pengadaan Benda-benda Purbakala, Visualisasi Upacara Perkawinan Adat, dll.


3.    PROGRAM PENGELOLAAN KERAGAMAN BUDAYA

Kegiatan :

  1. Fasilitasi Penyelenggaraan Festival Budaya Daerah.
  2. Seminar dalam rangka Revitalisasi dan Reaktualisasi Budaya Lokal.


4.    PROGRAM PENGEMBANGAN KERJASAMA PENGELOLAAN KEKAYAAN BUDAYA

Kegiatan :

  1. Membangun Kemitraan Pengelolaan Kebudayaan Antar Daerah, berupa Pagelaran Budaya TMII, Pagelaran Budaya di Taman Budaya Provinsi Maluku, Rakor Budaya Regional dan Nasional.

Dari program dan kegiatan yang telah diuraikan di atas, selanjutnya dibagi dalam pentahapan pelaksanaannya sebagai berikut :


Jangka Pendek (1-2 tahun);


URUSAN PILIHAN PARIWISATA ;

1.    PROGRAM PENGEMBANGAN PEMASARAN PARIWISATA

Kegiatan :

  1. Analisa Pasar untuk Promosi Dan Pemasaran Objek Pariwisata, berupa Pembuatan Kuesioner untuk mengetahui minat dan daya tarik wisatawan yang berkunjung ke daerah ini.
  2. Peningkatan Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Pemasaran Pariwisata, berupa Pengadaan Website Dinas, Pembuatan DVD Potensi Wisata Bawah Laut dan Potensi Seni dan Budaya.
  3. Koordinasi dengan Sektor Pendukung Pariwisata, antara lain Fasilitasi Pembentukan PHRI, ASITA, HPI, dll.


2.    PROGRAM PENGEMBANGAN DESTINASI WISATA

Kegiatan :

  1. Pengembangan Objek Pariwisata Unggulan, antara lain Revisi RIPPDA, Survey dan Pemetaan Kawasan Konservasi Sumber Daya Alam Laut.
  2. Peningkatan Pembangunan Sarana dan Prasarana Pariwisata Unggulan, antara lain Penataan Fisik Objek Wisata Pantai Ngurbloat, Pembangunan Pasar Seni di Banda Ely.

3.    PROGRAM PENGEMBANGAN KEMITRAAN

Kegiatan :

  1. Pengembangan dan Penguatan Informasi dan Database.
  2. Pengembangan SDM di Bidang Kebudayaan dan Pariwisata Bekerjasama dengan Lembaga Lainnya, seperti Diklat Aparatur Pariwisata, Bintek, Magang.


URUSAN WAJIB KEBUDAYAAN ;

1.    PROGRAM PENGEMBANGAN NILAI BUDAYA

Kegiatan :

  1. Pelestarian dan Aktualisasi Adat Budaya Daerah, berupa Inventarisasi Kekayaan Budaya Daerah.

2.    PROGRAM PENGELOLAAN KEKAYAAN BUDAYA

Kegiatan :

  1. Penyusunan Kebijakan Pengelolaan Kekayaan Budaya Lokal Daerah, berupa Penelusuran Sejarah Hukum Adat Lar Vul Ngabal, Cerita Rakyat.

3.    PROGRAM PENGELOLAAN KERAGAMAN BUDAYA

Kegiatan :

  1. Seminar dalam rangka Revitalisasi dan Reaktualisasi Budaya Lokal.



Jangka Menengah (3-4 tahun);


URUSAN PILIHAN PARIWISATA ;

1.    PROGRAM PENGEMBANGAN PEMASARAN PARIWISATA

Kegiatan :

  1. Analisa Pasar untuk Promosi dan Pemasaran Objek Pariwisata, berupa Pembuatan Kuesioner untuk mengetahui minat dan daya tarik wisatawan yang berkunjung ke daerah ini.
  2. Pengembangan Jaringan Kerjasama Promosi Pariwisata, berupa Pembukaan Counter pada entri point wisata dunia.


2.    PROGRAM PENGEMBANGAN DESTINASI WISATA

Kegiatan :

  1. Pengembangan Objek Pariwisata Unggulan, antara lain Penyusunan RIPOW Pantai Daftel.
  2. Peningkatan Pembangunan Sarana dan Prasarana Pariwisata Unggulan, antara lain Penataan Fisik Objek Wisata Pantai Ngurbloat, Rehabilitasi Kolam Pemandian Alam Evu, Penataan Rumah Tradisional Tanimbar Kei, Pembangunan Kawasan Wisata Marina di Debut.


3.    PROGRAM PENGEMBANGAN KEMITRAAN

Kegiatan :

  1. Peningkatan Peran Serta Masyarakat dalam Pengembangan Kemitraan Pariwisata, berupa Pelatihan bagi Pelaku Usaha Wisata, Pembentukan Diving Club, Sailing Club, Fishing Club, dll.



URUSAN WAJIB KEBUDAYAAN ;

1.    PROGRAM PENGEMBANGAN NILAI BUDAYA

Kegiatan :

  1. Pemberian Dukungan, Penghargaan dan Kerjasama di Bidang Budaya, berupa Pemberian Penghargaan bagi Pemerhati Budaya.


2.    PROGRAM PENGELOLAAN KEKAYAAN BUDAYA

Kegiatan :

  1. Sosialisasi Pengelolaan Kekayaan Budaya Lokal Daerah.


Jangka Panjang (4-5 tahun);


URUSAN PILIHAN PARIWISATA ;

1.    PROGRAM PENGEMBANGAN PEMASARAN PARIWISATA

Kegiatan :

  1. Analisa Pasar untuk Promosi Dan Pemasaran Objek Pariwisata, berupa Pembuatan Kuesioner untuk mengetahui minat dan daya tarik wisatawan yang berkunjung ke daerah ini.
  2. Pengembangan Jaringan Kerjasama Promosi Pariwisata, berupa Pembukaan Counter pada entri point wisata dunia.


2.    PROGRAM PENGEMBANGAN DESTINASI WISATA

Kegiatan :

  1. Peningkatan Pembangunan Sarana dan Prasarana Pariwisata Unggulan, antara lain Penataan Fisik Objek Wisata Pantai Ngurbloat, Pembangunan MCK dan Gasebo pada setiap ODTW, Pembangunan Kawasan Wisata Marina di Debut, Pengadaan Peralatan Atraksi Wisata, dll.


3.    PROGRAM PENGEMBANGAN KEMITRAAN

Kegiatan :

  1. Peningkatan Peran Serta Masyarakat dalam Pengembangan Kemitraan Pariwisata, berupa Pelatihan bagi Pelaku Usaha Wisata.



URUSAN WAJIB KEBUDAYAAN ;

1.    PROGRAM PENGEMBANGAN NILAI BUDAYA

Kegiatan :

  1. Pemberian Dukungan, Penghargaan dan Kerjasama di Bidang Budaya, berupa Pemberian Penghargaan bagi Pemerhati Budaya.

2.    PROGRAM PENGELOLAAN KEKAYAAN BUDAYA

Kegiatan :

  1. Pengembangan Nilai dan Geografi Sejarah, berupa Pengadaan Benda-benda Purbakala.


3.    PROGRAM PENGEMBANGAN KERJASAMA PENGELOLAAN KEKAYAAN BUDAYA

Kegiatan :

  1. Membangun Kemitraan Pengelolaan Kebudayaan Antar Daerah, berupa Pagelaran Budaya TMII.


Pelaksanaan Program dan Kegiatan Tahunan (1-5 tahun);


URUSAN PILIHAN PARIWISATA ;

1.    PROGRAM PELAYANAN ADMINISTRASI PERKANTORAN

Kegiatan :

  1. Penyediaan Jasa Surat Menyurat.
  2. Penyediaan Jasa Komunikasi, Sumberdaya Air dan Listrik.
  3. Penyediaan Jasa Pemeliharaan dan Perizinan Kendaraan Dinas/Operasional.
  4. Penyediaan Jasa Administrasi Keuangan.
  5. Penyediaan Jasa Kebersihan Kantor.
  6. Penyediaan Alat Tulis Kantor.
  7. Penyediaan Barang cetakan dan Penggandaan.
  8. Penyediaan komponen Instalasi Listrik/Penerangan Bangunan Kantor.
  9. Penyediaan Peralatan dan Perlengkapan  Kantor.
  10. Penyediaan Makanan dan Minuman.
  11. Rapat-Rapat Koordinasi dan Konsultasi ke Luar Daerah.
  12. Penyediaan Tenaga Administrasi.


2.    PROGRAM PENINGKATAN SARANA PRASARANA APARATUR

Kegiatan :

  1. Pemeliharaan rutin/berkala peralatan gedung kantor.

3.    PROGRAM PENGEMBANGAN PEMASARAN PARIWISATA

Kegiatan :

  1. Pengembangan Jaringan Kerjasama Promosi Pariwisata, antara lain SAIL Indonesia.
  2. Pelaksanaan Promosi Pariwisata di dalam dan di luar negeri, berupa Pameran, Festival, Karnaval, Pengadaan Iklan Spot, Pengadaan Booklet, leaflet, peta wisata, dll.

4.    PROGRAM PENGEMBANGAN KEMITRAAN

Kegiatan :

  1. Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan.


URUSAN WAJIB KEBUDAYAAN ;

1.    PROGRAM PENGEMBANGAN NILAI BUDAYA

Kegiatan :

  1. Pemberian Dukungan, Penghargaan dan Kerjasama di Bidang Budaya, berupa Bantuan Pembinaan Sanggar Seni Budaya.

2.    PROGRAM PENGELOLAAN KERAGAMAN BUDAYA

Kegiatan :

  1. Fasilitasi Penyelenggaraan Festival Budaya Daerah.

3.    PROGRAM PENGEMBANGAN KERJASAMA PENGELOLAAN KEKAYAAN BUDAYA

Kegiatan :

  1. Membangun Kemitraan Pengelolaan Kebudayaan Antar Daerah, berupa Pagelaran Budaya di Taman Budaya Provinsi Maluku, Rakor Budaya Regional dan Nasional.



PENUTUP

Rencana Strategi Daerah Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Maluku Tenggara Tahun 2009-2013 disusun mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Tahun 2009-2013 Kabupaten Maluku Tenggara yang merupakan penjabaran visi, misi dan program Bupati dan Wakil Bupati Maluku Tenggara terpilih periode 2009-2013, serta dengan mempertimbangkan kondisi normatif yang tercermin dalam visi, misi tersebut juga pertimbangan terhadap perkembangan kondisi objektif pada saat ini dan di masa mendatang dalam konteks lima tahunan, oleh karena itu pemahaman akan visi, misi serta program Bupati dan Wakil Bupati Maluku Tenggara terpilih periode 2009-2013 dalam proses perumusan Rencana Strategi Daerah Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Maluku Tenggara Tahun 2009-2013 menjadi amat penting.

Di dalam Rencana Strategi Daerah Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Maluku Tenggara Tahun 2009-2013 ini memuat visi, misi, tujuan, sasaran, arah kebijakan, program dan kegiatan yang terinci dari Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Maluku Tenggara untuk periode lima tahun.

Perhatian terhadap berbagai hal yang menjadi kekuatan, kelemahan, peluang dan tantangan dalam bidang kebudayaan, pariwisata, pemuda dan olahraga menjadi sesuatu yang penting untuk dimaknai guna pencapaian keberhasilan segala yang tertuang dalam Rencana Strategi Daerah Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Maluku Tenggara Tahun 2009-2013.


 


Program Pelayanan Administrasi Perkantoran :

1.    Penyediaan jasa surat menyurat.

2.    Penyediaan jasa komunikasi, sumber daya air dan listrik.

3.    Penyediaan jasa pemeliharaan dan perizinan kendaraan dinas operasional.

4.    Penyediaan jasa administrasi keuangan.

5.    Penyediaan jasa kebersihan kantor.

6.    Penyediaan alat tulis kantor.

7.    Penyediaan barang cetak dan penggandaan.

8.    Penyediaan komponen instalasi listrik/penerangan bangunan kantor.

9.    Penyediaan peralatan dan perlengkapan kantor.

10.   Penyediaan makan dan minum.

11.   Rapat-rapat koordinasi dan konsultasi keluar daerah.

12.   Penyediaan jasa tenaga administrasi perkantoran.


Program Peningkatan Sarana Prasarana Aparatur :

1.    Pemeliharaan rutin/berkala peralatan gedung kantor.

2.    Pembangunan gedung kantor Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga.


Program Pengembangan Kemitraan :

1.    Pengembangan SDM di bidang kebudayaan dan pariwisata bekerjasama dengan lembaga lainnya.

2.    Pembentukan Diving Club, Sailing Club, Fishing Club.

3.    Pengembangan SDM pelaku wisata.

4.    Monitoring, Evaluasi dan pelaporan.

5.    Pengembangan dan penguatan informasi dan database.

6.    Fasilitasi pembentukan asosiasi pariwisata (PHRI, HPI, ASITA).

7.    Kompilasi peraturan perundang-perundangan di bidang kebudayaan, pariwisata, pemuda dan olahraga.

8.    Pemberian penghargaan kepada kawasan wisata yang terbaik dalam implementasi Sapta Pesona.

9.    Pembinaan kelompok wisata remaja.


Program Pengembangan Destinasi Pariwisata :

1.    Peningkatan pembangunan sarana dan prasarana pariwisata unggulan.

2.    Pembangunan kawasan konservasi SDA laut.

3.    Penetapan diving spot.

4.    Pengembangan jenis dan paket wisata unggulan.

5.    Pembangunan pelabuhan Marina.

6.    Revisi RIPPDA.

7.    Pembangunan gedung pertemuan dan pameran (MICE).

Program Pengembangan Pemasaran Pariwisata :

1.    Analisa pasar untuk promosi dan pemasaran objek wisata.

2.    Pengadaan bahan-bahan promosi pariwisata.

3.    Pelaksanaan promosi pariwisata di dalam dan luar negeri.

4.    Pengembangan jaringan kerjasama promosi pariwisata.

5.    Penyuluhan sadar wisata.

6.    Kerjasama mass media

7.    Pembangunan Tourism Information Center (TIC).

8.    Pemilihan Taver-Manelat (Putra-Putri Maluku Tenggara).


Program Pengelolaan Kekayaan Budaya :

1.    Penjaringan/penyusunan/seminar Sarit Ohoi (Sejarah Desa).

2.    Penyusunan/Seminar/Sosialisasi Hukum Adat Lar Vul Ngabal.

3.    Pembangunan Taman Budaya.

4.    Penataan Situs Sejarah.


Program Pengembangan Nilai Budaya :

1.    Pembinaan sanggar budaya.

2.    Pengukuhan dan pembentukan forum Raja-Raja.

3.    Survey situs bersejarah.

4.    Pembangunan Kot Ur Siw dan Lor Lim.

5.    Lomba Belan Ratchap.

6.    Pagelaran Wersike (penangkapan ikan ala tradisional).

7.    Lomba berkisah dalam bahasa Kei.

8.    Lomba permainan anak tradisional.

9.    Pemberian penghargaan bagi pemerhati budaya.


Program Pengelolaan Keragaman Budaya :

1.    Penyelenggaraan dialog kebudayaan.

2.    Festival Kesenian Daerah.


Program Pengembangan Kerjasama  Pengelolaan  Kekayaan Budaya :

1.    Pagelaran budaya TMII.

2.    Pagelaran Budaya di Taman Budaya Provinsi Maluku.

3.    Rakor budaya regional dan nasional.



Program Kepemudaan :

1.    Pembinaan organsasi kepemudaan.

2.    Pendidikan dan pelatihan dasar kepemimpinan.

3.    Fasilitasi aksi bakti sosial kepemudaan.

4.    Penyuluhan pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda.

5.    Lomba kreasi dan karya tulis ilmiah di kalangan pemuda.

6.    Pembinaan pemuda pelopor keamanan lingkungan.


Program Pengembangan dan Keserasian Kebijakan Pemuda :

1.    Pendataan potensi kepemudaan.

2.    Pemantauan dan evaluasi pelaksanaan pembangunan pemuda.

3.    Penelitian dan pengkajian kebijakan-kebijakan pembangunan kepemudaan.

4.    Peningkatan keimanan dan ketaqwaan kepemudaan.


Program Peningkatan Upaya Penumbuhan Kewirausahaan dan Kecakapan Hidup Pemuda :

1.    Pelatihan kewirausahaan bagi pemuda.

2.    Pelatihan keterampilan bagi pemuda.


Program Pembinaan dan Pemasyarakatan Olahraga :

1.    Pelaksanaan identifikasi dan potensi pelajar dalam olahraga.

2.    Pelaksanaan identifikasi dan pengembangan unggulan daerah.

3.    Pembibitan dan pembinaan olahraga berbakat.

4.    Pembinaan cabang olahraga prestasi di tingkat daerah.

5.    Pengembangan olahraga rekreasi.

6.    Peningkatan jumlah dan kualitas serta kompetensi pelatih, peneliti, praktisi, dan teknisi olahraga.

7.    Pembinaan olahraga yang berkembang di masyarakat.

8.    Peningkatan manajemen organisasi olahraga tingkat daerah.


Program Pengembangan Kebijakan dan Manajemen Olahraga :

1.    Peningkatan mutu organisasi dan tenaga keolahragaan.

2.    Pengembangan perencanaan olahraga terpadu.

3.    Pemantauan dan evaluasi pelaksanaan pengembangan olahraga.

4.    Pembinaan manajemen organisasi olahraga.

5.    Pengkajian kebijakan-kebijakan pembangunan olahraga.


Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Olahraga :

1.    Peningkatan kerjasama pola kemitraan antar pemerintah dan masyarakat untuk membangun sarana dan prasarana olahraga.

2.    Peningkatan pembangunan sarana dan prasarana olahraga.

3.    Pemantauan dan Evaluasi sarana dan prasarana olahraga.

4.    Pemeliharaan rutin/berkala sarana dan prasarana olahraga.

 


Last Updated on Wednesday, 19 March 2014 09:39  


Polls

Penilaian anda untuk web ini?
 

CALENDAR

Photo Gallery

Slideshow Image 1
Slideshow Image 2
Slideshow Image 3
Slideshow Image 4
Slideshow Image 5
Slideshow Image 6
Slideshow Image 7
Slideshow Image 8
Slideshow Image 9
Slideshow Image 10

Info Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday2178
mod_vvisit_counterYesterday2449
mod_vvisit_counterThis week18675
mod_vvisit_counterLast week20026
mod_vvisit_counterThis month58101
mod_vvisit_counterLast month85425
mod_vvisit_counterAll days2817296

We have: 26 guests online
Your IP: 54.166.122.65
 , 
Today: Dec 20, 2014

Who's Online

We have 41 guests online