• Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
Home

Rat Jabfaan Didampingi Tokoh Adat Faan-Wearlilir Cabut Sasi Dikantor Bupati Malra.

E-mail Print PDF

Langgur, Info Publik – Untuk kepentingan masyarakat Nuhu Evav-Maluku Tenggara, maka Rat Jab Faan Ratschaap Ohoilim Tahit Patrice Renwarin mencabut Huwear atau Sasi yang dipasang lima tahun lalu di Kantor Bupati Baru Maluku Tenggara.

Terkati maksud baik ini sehingga Rat Jab Faan didampingi Orangkai Faan Edmundus Renwarin, Soa Wearlilir Yos. F. Rettobjaan bersama perangkat adat di Ohoi Faan dan Wearlilir melakukan rapat (rasdow) secara adat dengan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara di Balai Ohoi Serwot Taival, Desa Faan. Pada kesempatan tersebut kedua bela pihak yaitu tuan tanah Ohoi Faan dan Wearlilir dan Pemkab Malra – menyampaikan fangnanan Ain Ni Ain sebelum menggelar prosesi adat cabut sasi di Kantor Bupati Malra yang baru. Jumat (14/2/20).

Bupati Malra M. Thaher Hanubun pada momentum adat yang sangat sakral tersebut menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan di Ohoi Faan melalui bahasa adat. “U jo, u blet, Toran La’ai Rat Jab Faan hov ni ngaban mel balit, Orangkai hov Soa, Woma El Hernar, Woma El Lorngas, Bran-ran Leis Vovot, Vat-vat Dit Elkanew, Belan Serwod (yang saya hormati, Rat Jab Faan bersama jajarannya, Orangkai dan Soa, Woma El Hernar, Woma El Lorngas, laki-laki Leis Vovot, perempuan Dit Elkanew),” sapa Bupati sebelum menyampaikan maksudnya. M. Thaher Hanubun mengatakan sebagai anak adat, Ia tahu diri dan datang meminta pikiran baik dari para tokoh adat terkait huwear. “Am ma ba, ma wel hov mam kot kabav. Ma ma fo ma lenan ohoi nuhu woma, ma her halal maaf, ma nar mam maksud. (Kami datang dengan kerendahan hati. Kami datang di desa, woma ini. Kami minta maaf dan menyampaikan maksud kami).

Bupati menambahkan bahwa, selama ini Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara menyewa bangunan sebagai kantor pemerintahan, maka Pemda Malra kemudian membangun kantor Bupati Baru di atas tanah Faan dan Wearlilir, sehingga Hanubun meminta kepada tokoh adat agar memberi izin penggunaan kembali Kantor Bupati tersebut. Turut hadir Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Malra, pimpinan OPD, pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Maluku dan Kabupaten Maluku Tenggara.

Last Updated on Monday, 17 February 2020 14:40  

JW Media Player

You must have Flash Player installed in order to see this player.

Simple Video Flash Player Module



Get the Flash Player to see this player.