• Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
  • Pemkab Maluku Tenggara - Administration
Home Pariwisata Kemenko Maritim Dorong Objek Wisata Bebas Dari Sampah

Kemenko Maritim Dorong Objek Wisata Bebas Dari Sampah

E-mail Print PDF

Civitas SMA SAKA Langgur Gelar Aksi Bersih Di Pantai Pasir Panjang

Langgur.., Destinasi wisata di kabupaten Maluku Tenggara (Malra) dapat terus dikembangkan jika dapat terbebas dari sampah, kata Asisten Deputi Jejaring Inovasi Maritim Kementerian Koordinator Maritim RI Edy Susilo, di sela aksi bersih sampah di objek wisata Pasir Panjang Ohoi Ngilngof, Jumat, 05/05/2019-Dok. SMK Saka Langgur.

"Bicara soal pengembangan pariwisata itu hal yang mustahil jika kondisi destinasinya kotor, jorok, tidak bersih dan lain sebagainya. Wistawan terutama dari mancanegara sangat menginginkan destinasi wisata yang dikunjungi bersih dan keramahan kita dalam menerima mereka sangat diutamakan. Edy Susilo mengatakan, kebersihan dan keramahan masyarakat adalah modal untuk mengembangkan pariwisata. "Saat ini kita bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, LIPI (Ambon dan Tual) menyambangi Malra sekaligus mengadakan aksi bersih melibatkan Dinas Lingkungan Hidup Malra, Masyarakat, OKP, Komunitas Bola, Pecinta Alam, KNPI di salah objek wisata Pasir Panjang," katanya.

Malra mempunyai potensi pariwisata yang sangat luar biasa, salah satunya Pasir Panjang. "Sebelum kita membersihkan, dapat melihat kondisinya kurang baik, namun setelah kita coba membersihkan sedikit, elok dipandang mata. Edy menjelaskan, sebagaimana diamanatkan dalam Instruksi Presiden Nomor 12 tahun 2016 tentang Gerakan Nasional Revolusi Mental, Kemenko Kemaritiman mempunyai tanggung jawab dalam gerakan Indonesia bersih. Semua wilayah di Indonesia diharapkan mulai mengimplementasikan amanat dari instruksi Presiden itu. "Kita semua harus terlibat, tidak bisa bupati dan instansi teknis sendiri, tetapi masyarakat harus mengambil bagian, dalam gerakan Indonesia bersih," katanya.

Sasarannya adalah mewujudkan pengembangan sektor kelautan dan perikanan, dan sektor pariwisata. Menurut Edy, Pemkab Malra merespon positif perwakilan duri kementerian dan LIPI. Ada empat poin yang perlu ditegaskan terkait Gerakan Indonesia Bersih di  Malra, di antaranya pemkab setempat harus memberikan edukasi dan sosialisasi kepada seluruh elemen masyarakat terutama generasi muda.

Poin berikutnya, harus melakukan aksi bersama yang memberikan contoh dan teladan bagi masyarakat , kemudian aksi bersih di laut karena Indonesia termasuk negara penghasil sampah plastik di laut. "Kita sangat mengharapkan di Malra tidak terjadi hal yang demikian, sampah itu otomatis dari darat karena memang sampah di laut berasal dari darat, oleh karena itu dari darat ini yang harus kita tangani dulu," katanya.

"Poin keempat yang kami anggap sangat penting yaitu ada regulasi dan ini saya sudah menyampaikan kepada bupati tentang perlunya aturan yang diberlakukan di semua tempat di Malra untuk tidak membuang sampah sembarangan, bila perlu dikenakan denda bagi para pelanggar," tandas Eddy.

Last Updated on Friday, 05 April 2019 18:09  

Hukum

JW Media Player

You must have Flash Player installed in order to see this player.

Simple Video Flash Player Module



Get the Flash Player to see this player.



Polls

Penilaian anda untuk web ini?
 

CALENDAR

Photo Gallery

Slideshow Image 1
Slideshow Image 2
Slideshow Image 3
Slideshow Image 4
Slideshow Image 5
Slideshow Image 6
Slideshow Image 7
Slideshow Image 8
Slideshow Image 9
Slideshow Image 10

Who's Online

We have 129 guests online